Klikjambiviral.com, Jambi – Pelantikan pengurus baru Gerakan Advokasi & Hukum (GAKUM) Kosgoro 1957 Provinsi Jambi menjadi salah satu momentum penting bagi penguatan organisasi hukum dan advokasi di daerah.
Suasana sederhana namun penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur pengurus, profesional hukum, dan kader organisasi.
Di antara jajaran pengurus yang dilantik, nama Krisyalia Wahyu Sari, S.H., M.Kn. menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian.
Perempuan cantik yang telah lama dikenal sebagai Notaris-PPAT berpengalaman di Kota Jambi itu resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara DPD GAKUM Kosgoro 1957 Provinsi Jambi.
Penunjukan tersebut bukan datang tanpa alasan. Krisyalia merupakan figur yang telah cukup lama berkecimpung di dunia pelayanan hukum. Selain itu, darah blasteran Jawa-Jambi ini juga berpengalaman di beberapa organisasi dan partai politik. Termasuk pernah aktif di organisasi sayap Golkar, yaitu Himpunan Wanita Karya (HWK).
Sejak tahun 2010, ia menjalankan profesinya sebagai Notaris dan PPAT di wilayah Kota Jambi, menangani berbagai kebutuhan legal masyarakat dengan pendekatan profesional dan komunikatif.
Dalam dunia kenotariatan yang identik dengan ketelitian dan tanggung jawab, Krisyalia dikenal membangun kariernya secara konsisten. Ia selalu fokus pada kualitas kerja dan kepercayaan yang diberikan klien maupun relasi profesional.
Momentum pelantikan GAKUM Kosgoro 1957 ini menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya. Jika selama ini ia lebih banyak bergerak di ruang pelayanan hukum formal, kini perannya bertambah dalam ruang organisasi yang memiliki fokus pada advokasi dan penguatan kesadaran hukum masyarakat.
Suasana pelantikan berlangsung hangat. Para pengurus yang hadir tampak membawa semangat baru untuk memperkuat peran organisasi di Provinsi Jambi. Dalam formasi kepengurusan tersebut, kehadiran Krisyalia juga menjadi representasi perempuan profesional yang aktif mengambil bagian dalam organisasi hukum dan sosial.
Kepercayaan sebagai bendahara tentu bukan sekadar posisi administratif. Jabatan itu membutuhkan integritas, ketelitian, serta kemampuan menjaga amanah organisasi. Karakter itulah yang selama ini melekat pada diri Krisyalia dalam perjalanan profesinya.
Di tengah kesibukannya sebagai Notaris-PPAT, ia tetap aktif membangun hubungan sosial dan organisasi. Baginya, profesi hukum bukan hanya soal dokumen dan legalitas, tetapi juga bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan tersebut akhirnya bukan hanya menjadi agenda seremonial organisasi. Lebih dari itu, momentum itu menjadi simbol lahirnya semangat baru, kolaborasi baru, serta harapan baru bagi penguatan advokasi hukum di Provinsi Jambi.
Dan di tengah momentum itu, Krisyalia Wahyu Sari hadir membawa rekam jejak panjang tentang konsistensi, profesionalitas, dan dedikasi dalam menjalankan amanah
Pelantikan pengurus baru Gerakan Advokasi & Hukum (GAKUM) Kosgoro 1957 Provinsi Jambi menjadi salah satu momentum penting bagi penguatan organisasi hukum dan advokasi di daerah.
Suasana sederhana namun penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur pengurus, profesional hukum, dan kader organisasi.
Di antara jajaran pengurus yang dilantik, nama Krisyalia Wahyu Sari, S.H., M.Kn. menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian.
Perempuan cantik yang telah lama dikenal sebagai Notaris-PPAT berpengalaman di Kota Jambi itu resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara DPD GAKUM Kosgoro 1957 Provinsi Jambi.
Penunjukan tersebut bukan datang tanpa alasan. Krisyalia merupakan figur yang telah cukup lama berkecimpung di dunia pelayanan hukum.
Sejak tahun 2010, ia menjalankan profesinya sebagai Notaris dan PPAT di wilayah Kota Jambi, menangani berbagai kebutuhan legal masyarakat dengan pendekatan profesional dan komunikatif.
Dalam dunia kenotariatan yang identik dengan ketelitian dan tanggung jawab, Krisyalia dikenal membangun kariernya secara konsisten. Ia selalu fokus pada kualitas kerja dan kepercayaan yang diberikan klien maupun relasi profesional.
Momentum pelantikan GAKUM Kosgoro 1957 ini menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdiannya. Jika selama ini ia lebih banyak bergerak di ruang pelayanan hukum formal, kini perannya bertambah dalam ruang organisasi yang memiliki fokus pada advokasi dan penguatan kesadaran hukum masyarakat.
Suasana pelantikan berlangsung hangat. Para pengurus yang hadir tampak membawa semangat baru untuk memperkuat peran organisasi di Provinsi Jambi. Dalam formasi kepengurusan tersebut, kehadiran Krisyalia juga menjadi representasi perempuan profesional yang aktif mengambil bagian dalam organisasi hukum dan sosial.
Kepercayaan sebagai bendahara tentu bukan sekadar posisi administratif. Jabatan itu membutuhkan integritas, ketelitian, serta kemampuan menjaga amanah organisasi. Karakter itulah yang selama ini melekat pada diri Krisyalia dalam perjalanan profesinya.
Di tengah kesibukannya sebagai Notaris-PPAT, ia tetap aktif membangun hubungan sosial dan organisasi. Baginya, profesi hukum bukan hanya soal dokumen dan legalitas, tetapi juga bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan tersebut akhirnya bukan hanya menjadi agenda seremonial organisasi. Lebih dari itu, momentum itu menjadi simbol lahirnya semangat baru, kolaborasi baru, serta harapan baru bagi penguatan advokasi hukum di Provinsi Jambi.
Dan di tengah momentum itu, Krisyalia Wahyu Sari hadir membawa rekam jejak panjang tentang konsistensi, profesionalitas, dan dedikasi dalam menjalankan amanah.












