Hukum  

KPK Sita BMW Eks Tenaga Ahli, Total 4 Mobil Diamankan!

Klikjambiviral.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya tak main-main dalam mengusut tuntas kasus dugaan korupsi penggunaan Dana Siap Pakai (DSP) kebencanaan di tubuh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Paling baru, penyidik lembaga antirasuah ini kembali melakukan penyitaan aset berupa satu unit mobil mewah berjenis BMW.

​Mobil tersebut diketahui berkaitan dengan tersangka Richard Erlangga, yang merupakan eks Tenaga Ahli Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto.

​Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penyitaan aset tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan yang terus berjalan.

​”Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan BNPB, pada hari ini Penyidik kembali melakukan penyitaan terhadap satu unit mobil BMW dari tersangka RIC (Richard Erlangga),” ungkap Budi melalui keterangan tertulisnya pada Jumat (23/10).

​Dengan diamankannya mobil BMW milik Richard, Budi menjelaskan bahwa total kendaraan roda empat yang telah disita KPK dalam pusaran kasus ini sudah bertambah menjadi empat unit.

​Sebelumnya, penyidik KPK telah lebih dulu mengamankan tiga unit mobil saat melakukan upaya paksa penggeledahan di sebuah rumah di wilayah Jakarta. Rumah tersebut diketahui milik tersangka Bima Setiawan, yang tak lain adalah tenaga ahli sekaligus adik dari Letjen TNI Suharyanto.

​”Penyidik selanjutnya akan melakukan analisis lebih lanjut atas temuan-temuan dalam upaya paksa penggeledahan ini untuk memperkuat alat bukti yang dibutuhkan dalam pengungkapan perkara secara utuh,” tegas Budi.

​Sebagai informasi, kasus dugaan korupsi yang tega menyasar dana penanggulangan bencana ini pertama kali terbongkar melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar oleh KPK. Sejauh ini, lembaga antirasuah tersebut telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dan masih terus mendalami aliran dana dalam perkara tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *